.
Tampilkan postingan dengan label [Kesehatan]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label [Kesehatan]. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2016

Efek Negatif Menggunakan Kertas Koran Sebagai Pembungkus Makanan

Memicu kanker

Spoiler for Memicu kanker:


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Tinta pada kertas koran dapat luruh saat terkena minyak yang ada di gorengan gan.
Semakin lama gorengan bersinggungan dengan tinta tersebut, maka zat dalam tinta akan terserap masuk ke gorengan Agan.
Jika agan makan tuh Gorengan, trus zat kimia tadi masuk ke dalam tubuh,
maka dalam jangka panjang zat yang bersifat Karsinogenik tersebut dapat memicu penyakit Kanker di tubuh Agan. 

Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Gak mau kan gan? makan Gorengan sekaligus makan Kertasnya pembungkusnya???
(Gambar di atas cuma Ilustrasi loh gan,,,jangan dicoba di rumah makan kertas  )


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!


Quote:
Mengganggu Kesehatan Paru-Paru dan Ginjal
Spoiler for Mengganggu kesehatan Paru-Paru dan Ginjal:


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Kertas koran mengandung GRAFIT yang jika tertelan dapat menjadi racun bagi tubuh Agan.
Terlalu lama dan terlalu sering zat tersebut di dalam tubuh Ente, maka tubuh pun tidak akan mampu menghilangkan Racun dan Metabolitnya melalui Ekskresi.

Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!
Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Jika terakumulasi secara terus-menerus, maka dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada Paru-Paru dan Ginjal Agan.


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Quote:
Masalah Pencernaan dan Hormon
Spoiler for Masalah Pencernaan dan Hormon:


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Tinta pada kertas koran mengandung Pelarut Kimia yang dapat terserap pada gorengan Agan.
Akibatnya, dalam jangka pendek dapat berpengaruh pada masalah Pencernaan dan gangguan pada keseimbangan Hormon yang ada di tubuh Agan.

Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Kesehatan Pencernaan itu sangat Vital loh gan bagi tubuh. Jangan hanya karena gak mau ribet, Kesehatan ente jadi taruhannya.



Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!


Quote:
Jadi, sekarang apa solusinya dong gan?
Spoiler for Jadi, sekarang apa solusinya Gan?:


Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Untuk menyerap minyak berlebih dari gorengan atau makanan yang digoreng tadi, lebih baik Agan gunakan Tisue Dapur atau Handuk Kertas (Kertas Minyak) khusus dapur.
Atau Ente kalau lagi kepepet banget, gunakan aja Kertas Putih Polos dan bukan kertas koran atau kertas bekas yang ada bekas Tulisan / Tinta nya.

Demen Bungkus Gorengan pake Kertas Koran??? Baca Ini Gan !!!

Ingetin Temen atau Saudara Agan,,,agar mereka berhati-hati gan pas beli Gorengan.
Agan Share, Berarti agan Melakukan suatu Kebaikan
Sumber: KasKus

Sabtu, 30 Januari 2016

Mengapa Rokok Begitu Populer di Indonesia?


Dewasa ini, tak sulit menemukan orang merokok di tempat-tempat umum. Ada 1 miliar perokok di seluruh dunia. Rokok begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Indonesia bahkan menjadi negara konsumen rokok terbesar ketiga di dunia pada 2014 setelah India dan Tiongkok. 65 juta dari 250 juta penduduk Indonesia adalah perokok dengan konsumsi rokok mencapai 270 miliar batang dalam setahun atau setara 4.153,85 batang tiap perokok per tahun. Mengapa rokok begitu populer di Indonesia?

Spoiler for Harga Rokok Terjangkau dan Termasuk Paling Murah di Dunia:
1. Harga Rokok Terjangkau dan Termasuk Paling Murah di Dunia

Harga rokok di Indonesia termasuk murah jika dibandingkan dengan negara lain di dunia, bahkan termasuk termurah ketiga di belakang Vietnam dan Tiongkok. Harga rokok di Indonesia untuk kemasan isi 12 batang berkisar antara Rp10.000 dan Rp18.000. Sebagai perbandingan, harga rokok di Singapura mencapai Rp90.000-Rp100.000. Apalagi, rokok di Indonesia dapat dibeli per batang(ketengan)dengan kisaran harga Rp1.000. Namun, perlu Anda garisbawahi bahwa perhitungan ini hanya melihat dari sisi nominal (nilai / harga) saja. Jika melihat dari kondisi perekonomian dan pendapatan di masing-masing negara, kesimpulan yang didapat mungkin akan berbeda.
Spoiler for Indonesia adalah Salah Satu Produsen Rokok Terbesar di Dunia:
2. Indonesia adalah Salah Satu Produsen Rokok Terbesar di Dunia

Berhubungan dengan poin nomor 1, murahnya harga rokok di Indonesia tak dapat dilepaskan dari posisi Indonesia sebagai salah satu produsen rokok terbesar di dunia. Konon, pada 2010, ada 3.800 pabrik rokok di seluruh tanah Air, terbanyak di dunia. Pada 2014, Indonesia memproduksi 362 miliar batang rokok. Di Indonesia, merek rokok pun sangat banyak dan 1 perusahaan dapat memiliki beberapa merek rokok. Tak heran, konsumen rokok di Indonesia begitu dimanjakan dengan pilihan rokok yang sangat beragam. Tak heran pula, banyak merek rokok asing yang masuk ke Indonesia. Serapan tenaga kerja di industri rokok pun cukup besar. Pada 2015, industri ini melibatkan tenaga kerja hingga 6,1 juta orang. Pendapatan cukai dari rokok mencapai Rp111,4 triliun dengan nilai ekspor US$804,7 juta pada 2014.
Spoiler for Iklan Rokok yang Masif:
3. Iklan Rokok yang Masif

Salah satu poin penting dari suksesnya sebuah produk adalah pemasaran, terutama iklan. Iklan rokok di Indonesia jumlahnya sangat banyak dan dapat ditemukan di berbagai media massa seperti surat kabar, majalah, tabloid, internet, billboard, radio, dan televisi. Iklan rokok Indonesia pun terkenal sebagai iklan rokok yang kreatif dan banyak diparodikan. Merek rokok bahkan sering menjadi sponsor berbagai event seperti pertunjukan musik dan kegiatan olahraga meski kini sudah dibatasi.
Spoiler for Mudah Diperoleh:
4. Mudah Diperoleh

Rokok di Indonesia cukup mudah diperoleh. Rokok dapat dibeli di warung, minimarket, supermarket, dan pedagang asongan. Bahkan rokok bisa dibeli secara ketengan atau per batang di pedagang asongan.
Spoiler for Anggapan Merokok itu Keren:
5. Anggapan Merokok itu Keren

Ada anggapan bahwa merokok adalah kebiasaan yang keren dan maskulin. Akibatnya, orang pun merokok agar kelihatan keren di mata teman-temannya.

Demikian alasan mengapa rokok begitu populer di Indonesia. Rokok di Indonesia bagaikan dua sisi mata uang koin. Di satu sisi, rokok memberikan pemasukan cukai yang besar bagi negara dan memberikan pekerjaan bagi banyak orang. Di sisi lain, rokok membahayakan kesehatan dan menimbulkan berbagai penyakit seperti serangan jantung. Saat negara-negara lain seperti Jepang menunjukkan penurunan jumlah perokok dari tahun ke tahun, jumlah perokok Indonesia menunjukkan peningkatan. Bahkan, mayoritas perokok di Indonesia adalah kelompok menengah ke bawah dan 70 persen dari perokok aktif adalah remaja berusia antara 16 dan 26 tahun yang menjadi masa depan bangsa ini. Semua kembali kepada kebijaksanaan kita masing-masing untuk memilih apa yang terbaik bagi diri kita dan lingkungan kita. Ingatlah bahwa perokok pasif lebih merasakan dampak rokok daripada perokok aktif. Terima kasih telah membaca thread ini dan semoga hari Anda menyenangkan.
Sumber: Kaskus

Kamis, 28 Januari 2016

ternyata ini alasannya mengapa di gedung Mall memakai toilet harus bayar

aru2 ini media heboh oleh berita seorang pengunjung kecing sembarangan d dalam mall karena tidak mau bayar toilet berikut adalah alasan mengapa pemakaian toilet itu ada tarifnya


1. Air mahal



Mall termasuk pengguna air golongan IV B gan sedangkan penggunaan untuk menyiram EE juragan sekalian itu tidak lah murah.

2. Biaya investasi yang d butuhkan tidak sedikit

Biaya yang d butuhkan untuk membangun toilet yang mahal denger temen ane yang contrKtor borongan toilet d mall itu bisa lebih dari 300 juta

3.tarif listrik yang mahal



Kalo agan mau EE gelap2pan sih gpp gratis

4. Gaji cleaning service yang tidak murah



Setiap toilet itu harus d bersihin tp siapa yang mau bersihin bekas EE agan2 cuma2

5.tidak ada aturan yang melarang menarif toilet d tempat umum apalagi toiletnya yang punya swasta



Dari aturan d atas tidak d jelaskan semua fasilitas umum harus d gratiskan kalo d generalisir d situ juga ada kata2 parkir kalo toilet harus gratsi maka seharunya parkir juga gratis karena sama2 fasilitas umum


Koment2 keren agan2 sekalian


Quote:Original Posted By insan007 ►
Mungkin ntar harus ad sdikit inovasi bray,misal bikin kartu member anggota toilet mal minimal deposit 100rb bisa di isi ulang di minimarket trdekat,kalo mw pake toilet wajib gesekin kartunya di bo'ol masing2 ntar sensor deteksi baru air bisa keluar. Jd mw gak mw pengunjung tertib bayar gan.toh banyak juga pengunjung ke mall cuman jalan2 tok gak beli apa2,jd gak usah minta gratis mulu!


Quote:Original Posted By pratamarie ►
Seandainya pikiran2 brilian dan cerdas dari rakyat indonesia digunakan untuk memikirkan hal2 yang besar dan bermanfaat , bukannya habis dengan debat2 yang berkepanjangan. Apalagi masalah toilet doang. Hina.

Edit : salut untuk ts yg menyajikan sudut pandang baru tentang toilet bayar

Edit lagi : salut juga dengan komen2 yanv menyajikan berbagai sudut pandang masalah toilet bayar.

Case closed


Sumber: KasKus

Jumat, 15 Januari 2016

Waspada. Bagi. Wanita” Akan Bahaya ,Penyakit Baru Ini

Untuk golongan Wanita di mohon waspada!!!!! mohon pertolongan ya bagikan fhoto ini
Tolong disebarkan ke seluruhnya kenalan, teman, kerabat, tetangga & e-mail yang Anda mempunyai, spesial untuk wanita. Cucilah Bra serta Pakai-pakainya baru Anda beli, saat sebelum di gunakan. Beberapa orang yang melakukan-nya, ini juga sebagai peringatan untuk yg tidak melakukan-nya.
Baca serta buat persiapan diri Anda untuk lihat gambar ini.
Kami tidak paham parasit apa yang ada di dalam baju saat kita membelinya.
Ya Tuhan. Menjijikkan.
Kirimkan kesemua wanita!!! Cucilah pakainyan baru Anda saat sebelum Anda menggunakan!! Buat jadi rutinitas dari mulai saat ini untuk membersihkan baju baru Anda saat sebelum memakai-nya, Sangatlah Utama!!! Sesudah Susan McKinley (Antropologis) pulang sesudah ekspedisi di Amerika-Selatan, dia mengerti ada ruam aneh di payudara samping kirinya, tak ada yang tahu apa itu, serta dia pikir ruam itu bakal hilang seiring berjalannya waktu.
Sesudah dia kembali, dia menjumpai dokter lantaran telah dimulainya rasa sakit.
Dokter tidak paham penyakit apa yang di derita nya, dokter memberi obat antibiotik serta cream spesial. Sesudah berselang rasa sakitnya tak hilang payudara makin panas serta mulai berdarah. Ia mengambil keputusan untukmembalut pendarahan itu, bagaimanakah juga rasa sakitnya makin bertambah, ia mulai mencari dokter2 paling baik.
Dr. Lynch tak dapat mendiagnosa infeksi apa yang berlangsung serta meminta Susan untuk mencari rekan yang pakar dalam bagian Dermatologi.
Saat itu sang dokter tengah liburan.
Susanmenunggu sepanjang dua minggu serta pada akhirnya bisa bersua Dermatologist itu. Susan terperanjat, sesudah ia buka perban nya, mereka temukan larva bertumbuh serta bersarang dalam pori-pori serta dalam luka payudara tersebut, sesekali mahkluk jahat ini masuk dalam pori-pori serta nampak di lubang samping, yang dia tidak paham yaitu lubang itu sangatlah dalam dari yang ia pikirkan.
Larva ini memakan lemak, lapisan kulit serta kanal payudara itu…
Berbagi yaa….

Sumber: KLIK 

Selasa, 03 November 2015

Anda Masih Bisa Hidup Tanpa 10 Organ Ini

1 .Paru-Paru




Kalian mungkin sesak untuk bernafas, tapi hidup dengan 1 paru-paru sangatlah mungkin. Paus Fransiskus yang baru terpilih punya punya 1 bagian paru-paru, dan para ahli mengatakan itu bukan menjadi masalah kesehatan yang signifikan.


Paus Fransiskus hidup dengan hanya 1 bagian paru-paru !

Orang-orang bisa selamat bahkan jika tidak punya paru-paru. Ketika 1 bagian paru-paru dilepas, paru-paru yang satunya lagi jadi lebih mengembang. Hidup dengan satu paru-paru biasanya tidak akan memberikan efek terhadap kehidupan sehari-hari, hanya saja tidak boleh olahraga berlebihan, kata Dr. Len Horovitz, seorang ahli paru-paru di Rumah Sakit Lenox Hill, New York City.




Spoiler for 2:



2. Ginjal



Seperti yang sudah kalian ketahui, manusia punya 2 ginjal, tapi 1 ginjal juga cukup untuk bertahan hidup. Sebagian orang mungkin dilahirkan dengan 1 ginjal saja, atau di cabut akibat suatu cedera / untuk sumbangan.


Dialisis, salah satu pengobatan untuk ginjal yang rusak.


Langkah- Langkah Dialisis – dari bbc.co.uk

Secara umum, Orang yang mempunyai 1 gunjal memiliki sedikit atau bahkan tidak punya masalah kesehatan sama sekali, dan punya harapan hidup yang normal, menurut National Kidney Foundation. Secara teknis, orang masih bisa hidup tanpa ginjal, tapi perlu proses dialisis (Dialisis ginjal adalah perawatan pendukung kehidupan yang menggunakan mesin khusus untuk menyaring limbah berbahaya, garam, dan kelebihan cairan.)





Spoiler for 3:



3. Lambung




Spoiler for gastrektomi:

Salah satu orang yang menjalani prosedur Gastrektomi Total



Bagi yang mengalami kanker lambung, perut kalian di buka lalu lambung kalian di operasi, ini dinamakan dengan prosedur Gastrektomi Total (Total Gastectomy). Orang yang sudah pernah melakukan prosedur ini menerima nutrisi lewat pembuluh darah selama beberapa minggu sampai mereka sembuh. Setelah itu, mereka makan makanan seperti biasa, mengambil suplemen makanan jika mereka punya masalah menyerap vitamin, menurut National Health Service of England.



Spoiler for 4:


4. Limpa



Limpa adalah kelenjar yang berhubungan erat dengan sistem sirkulasi dan berfungsi menghancurkan sel darah merah tua. Limpa menyaring darah dan menolong tubuh melawan infeksi, tetapi itu tidak terlalu penting untuk kelangsungan hidup. Limpa bisa di cabut jika rusak atau tidak bisa berfungsi lagi. Namun, orang yang hidup tanpa limpa cenderung lebih rentan terhadap infeksi penyakit.




Spoiler for 5:


5. Kantong Empedu (Gallbladder)



Kantung empedu atau kandung empedu adalah organ berbentuk buah pir yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan. Sebagian banyak spesies binatang di dunia tidak memiliki kantong empedu.

Katong empedu terletak dibawah hati, berfungsi untuk menyimpan empedu (Empedu adalah cairan yang membantu Anda mencerna makanan berlemak). Kantong Empedu yang dengan koresterol tinggi harus melakukan operasi pencabutan kantong empedu.



Spoiler for 6:


6. Usus


Ada sekitar 7.5m usus kecil & usus besar membungkus daerah perut kalian, dan masih bisa bertahan hidup tanpa usus tersebut – hanya ada satu masalah : penyerapan nutrien. Nutrien-nutrien yang dibutuhkan bagi tubuh sangat amat penting untuk kehidupan manusia.


Spoiler for BB17+:


Wanita ini hidup dengan kantong kolostomi


Alternatifnya yaitu hidup dengan kantung kolostomi, yaitu suatu kantung yang terhubung dengan tabung yang terletak di sisi tubuh anda, gunanya untuk mengumpulkan kotoran kalian. Dan kalian juga harus sering menggantinya !; Selain itu, udara di sekitar kalian sangat bau.


Spoiler for 7:


7. Usus Buntu (Appendix)

Usus buntu adalah organ berbentuk tabung kecil dan tipis berukuran 5-10 cm yang terhubung di usus besar (tempat tinja terbentuk). Tidak ada yang tahu kenapa kita memiliki usus buntu dan pengangkatannya pun tidak memengaruhi kesehatan. Tetapi kalau mengalami pembengkakan usus buntu, bisa menyebabkan masalah serius. Bisa dicabut jika usus buntu mengalami pembengkakan / peradangan.



Spoiler for 8:


8. Organ Reproduksi



Wanita bisa hidup tanpa rahim. Histerektomi merupakan suatu prosedur pencabutan rahim untuk perawatan kanker rahim, nyeri pinggul kronis, atau alasan lainnya. 1 dari 3 wanita di Amerika memiliki prosedur pada usia 60, menurut National Institutes of Health. Testis pria mungkin dicabut untuk sebagai pengobatan untuk kankter testis.



Spoiler for 9:


9. Mata

Kalian masih bisa hidup tanpa mata, tapi hidup ini bakal lebih sulit tanpa pengelihatan – tetapi banyak orang yang dilahirkan tanpa pengelihatan, atau pengelihatan tidak sempurna, contohnya buta warna.


Spoiler for 10:


10. Pankreas

Organ ini punya 2 fungsi utama : sebagai pengeluaran insulin (mengontrol tingkat gula darah), dan tempat pengeluaran enzim dan hormon. Meskipun bukan solusi sempurna, alternatif untuk hidup tanpa pankreas adalah dengan penyuntikan insulin dan enzim. Operasi pencabutan pankreas sangatlah jarang, jadi sedikit orang yang punya organ tanpa pankreas. Enzim pankreas yang rendah dapat mengakibatkan kekurangan vitamin.

Selasa, 01 September 2015

7 Penyebab Anak Stres

Mungkin selama ini Anda mengira hanya orang dewasa yang bisa stres. Ternyata anak-anak pun bisa mengalami stres. Malah, dalam sebuah survei yang dilakukan di AS diketahui 72 persen anak memiliki perilaku negatif yang terkait dengan stres.

Tanda stres yang perlu diwaspadai pada anak antara lain anak mudah marah atau moody, menjauh dari teman-temannya, ada perubahan di sekolah, mengalami sakit fisik yang tidak jelas penyebabnya, seperti sering sakit perut atau sakit kepala, kurang tidur atau tidur lebih banyak dari biasanya.

Para ahli kesehatan anak menyebutkan ada beberapa pemicu stres pada anak. Ini dia 7 penyebabnya:

1. Perkembangan yang terlalu cepat
Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) kini telah berubah menjadi sekolah dasar kelas satu. Sekitar 20 tahun lalu, kegiatan utama sekolah TK hanyalah menggambar dan bermain. Kini, anak TK pun bisa pulang membawa PR. Tentu beban pelajaran yang dimiliki anak kelas 2 dan 3 sekolah dasar lebih besar lagi dibanding satu dekade sebelumnya.

2. Tuntutan akademik
Obsesi orangtua terhadap keberhasilan pendidikan anak dan juga seringnya pihak sekolah memberikan tes untuk anak bisa menyebabkan anak merasa tertekan.

3. Jadwal yang padat
Tingkat aktivitas anak dewasa ini semakin padat saja. Selain jam sekolah yang bertambah, mereka juga disibukkan dengan berbagai les tambahan.

"Anak-anak memiliki jiwa yang bebas yang justru akan menampilkan sisi terbaiknya dalam pengaturan waktu yang tidak ketat. Orangtua seharusnya peka pada apa yang dirasakan anak. Jika mereka tampak kelelahan dan stres, mungkin aktivitas itu terlalu banyak," Sandra Hassink, Presiden American Academy of Pediatrics.

4. Perundungan
Perundungan atau bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik dan verbal, tapi juga secara online. Anak-anak saat ini sudah akrab dengan berbagai media sosial dan mereka bisa membaca komentar-komentar negatif atau pun lelucon yang bersifat melecehkan.

5. Kurang tidur
Berbagai tekanan dan juga daya tarik media sosial bisa membuat anak kekurangan waktu tidur. Padahal, kurang tidur dalam jangka panjang bisa berpengaruh pada memori, mood, dan kemampuan mengambil keputusan.

6. Masalah keluarga
Masalah dalam keluarga, seperti orangtua yang sakit kronik, kehilangan pekerjaan, atau perceraian, bisa membuat anak mengalami stres. Keluarga sebenarnya adalah penyangga utama anak. Saat orangtua tampak kesulitan menyelesaikan suatu masalah, anak akan lebih merasa tertekan.

7. Tayangan dewasa
Di zaman modern ini, kita bisa mendapatkan informasi selama 24 jam non-stop. Sayangnya anak-anak juga sering terpapar informasi atau tayangan televisi yang tidak sesuai dengan usianya. Materi kekerasan dan juga tayangan vulgar mungkin sering dilihat anak tanpa adanya pendampingan dari orangtua.
Sumber: kompas

Rabu, 19 Agustus 2015

Waspadai Dehidrasi Saat Pergi Haji

Cuaca panas atau suhu tinggi dan kelembaban rendah menjadi salah satu tantangan para jemaah haji Indonesia yang mulai diberangkatkan ke tanah suci pada 20 Agustus 2015. Suhu di sana saat ini rata-rata mencapai 40-45 derajat Celsius pada siang hari.
Tingginya suhu udara di tanah suci tersebut sangat rentan menyebabkan jemaah mengalami dehidrasi  atau kekurangan cairan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Purwita Wijaya Laksmi yang juga dari Indonesian Hydration Working Group mengingatkan pentingnya menjada hidrasi tubuh saat pergi haji.
“Kalau kekurangan cairan akan berdampak pada kesehatan. Gejalanya mulai lemas, bibir kering, kurang kesadaran, kejang, yang fatal sampai kematian,” kata Purwita dalam acara peluncuran buku “Pedoman Hidrasi Saat Haji & Umroh” di Jakarta, Rabu (19/8/2015).
Saat kekurangan cairan, tubuh sebenarnya memberikan sinyal, yaitu rasa haus. Saat haus itulah, seharusnya langsung minum air. Namun, terkadang rasa haus diabaikan para jemaah haji ketika sibuk melakukan ibadah. Sementara itu, pada orang usia lanjut, sinyal rasa haus lebih rendah daripada mereka yang lebih muda.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Haji dokter Fidiansjah mengatakan, mencegah dehidrasi saat pergi haji sebenarnya tak terlalu sulit dilakukan karena biasanya telah disediakan air minum, termasuk air zam zam.

Hanya saja, sering kali jemaah haji lupa untuk minum. Bisa juga tak mau minum karena takut akan buang air kecil ketika berada jauh dari toilet.

FIdi menambahkan, masalah dehidrasi juga perlu mendapat perhatian lebih bagi mereka yang sakit, seperti diabetes dan hipertensi.
Berdasarkan hasil penelitian tim penyusun buku tersebut sebanyak 50 ,9 persen jemaah haji Indonesia mengalami dehidrasi di tanah suci. Penelitian itu didapat dari 112 jemaah haji yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia Mekkah dan Madinah selama masa pra dan pasca Armina tahun 2014.
sumber: kompas

Tanda Stres pada Anak Tak Dipahami Orangtua

Anak-anak di zaman modern ini menunjukkan tanda-tanda stres di usia yang sangat muda. Sayangnya banyak orangtua tidak memahami tanda-tanda tersebut. Di lain pihak, mayoritas orangtua mengakui mereka juga secara personal mengalami stres.

Dalam sebuah survei yang dilakukan di AS terhadap 432 anak usia 5-13 tahun terungkap, 72 persen anak menunjukkan perilaku negatif yang terkait dengan stres dalam 12 bulan terakhir.

Perilaku negatif yang ditunjukkan anak dan dirasakan orangtua antara lain anak jadi lebih sering berdebat atau membantah, lebih sering menangis, rewel, serta anak tampak cemas.

Gejala fisik yang terkait stres pada anak antara lain anak mengeluhkan sakit kepala, sering sakit perut, kesulitan tidur atau bermimpi buruk, serta kehilangan nafsu makan.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak tidak akan mengeluh ia sedang stres. Namun, disadari atau tidak oleh orangtua, stres pada anak-anak menjadi hal yang banyak dialami.

"Sepertinya anak-anak zaman sekarang mengalami kejadian stres lebih sering dibanding sebelumnya. Sebagai orangtua dan juga dokter anak, saya merasakannya," kata Sandra Hassink, President American Academy of Pediatrick.

Walau sebagian besar orangtua menduga sekolah dan pekerjaan rumah (53 persen), serta pergaulan (51 persen), sebagai sumber stres, tetapi para ahli mengatakan sumber kecemasan anak adalah lingkungan mereka di rumah.

Keluarga yang mengalami masa-masa sulit, seperti masalah keuangan, ada anggota keluarga yang sakit berat, kematian anggota keluarga atau teman, perceraian, dan situasi emosional lainnya, bisa menularkan stresnya pada seluruh anggota keluarga.

"Anak-anak mengenali dan menyerap stres yang dirasakan orangtuanya. Orangtua seharusnya tahu stres mereka akan berpengaruh pada anak-anak juga," katanya.

Perundungan (bullying) adalah sumber stres lainnya pada anak. Anak yang mengalami perundungan cenderung memiliki masa yang sulit di rumah. Mereka biasanya juga memiliki perilaku negatif, seperti membantah atau berbohong. Gejala fisik lain yang dialami anak antara lain sakit perut dan sakit kepala.

Pereda stres

Untuk mengurangi tekanan yang dirasakan anak, mayoritas orangtua membiarkan anak mereka bermain video games atau menonton televisi. Namun menurut Hassink melakukan kegiatan yang sifatnya sendiri seperti itu tidak sehat.

Kegiatan yang bersifat kreatif seperti berolahraga, membaca, main musik, atua bermain dengan teman di waktu luang, bisa membantu anak mengurangi rasa stresnya. Selain itu, tentu saja orangtua harus meluangkan waktunya bersama anak.

"Kegiatan yang membantu anak memiliki daya tahan kuat terhadap stresnya harus dilakukan bersama orangtuanya, misalnya main bersama, bersepeda, atau memasak. Kegiatan itu akan meninggalkan kenangan indah dan membuat anak bisa menghadapi stresnya," ujarnya.

Bangun ikatan dengan anak setiap hari. Pastikan orangtua memiliki waktu luang dengan anak tanpa teralihkan oleh gadget sehingga komunikasi lebih lancar dan dalam.

Jaga rutinitas yang sehat untuk anak, misalnya waktu tidur yang tetap. Selain itu berilah anak waktu luang di mana ia bisa beristirahat, main, membaca, atau melakukan hal yang ia sukai.

Sumber: Kompas.com